PALEMBANG, Updaterakyat.com — Semangat memperingati bulan kemerdekaan diwujudkan melalui kepedulian kepada masyarakat yang setiap hari bekerja dan berjuang memenuhi kebutuhan keluarga. Hal itu tergambar dalam kegiatan “Agustus Terang Benderang”, aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang digelar di Sekretariat DPW ADO Sumsel, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. bersama ADO Sumsel tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap para pengemudi ojol yang selama ini memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat. Setiap hari mereka bekerja di jalan menghadapi kepadatan lalu lintas, perubahan cuaca, jarak tempuh hingga berbagai risiko keselamatan demi membawa pulang penghasilan untuk keluarga.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni dalam momentum bulan kemerdekaan, tetapi juga sarana membangun kepedulian terhadap masyarakat. “Intinya adalah bagaimana kita membangun kepedulian. Kita ingin momentum bulan kemerdekaan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita yang setiap hari bekerja dan berjuang mencari nafkah di jalan,” ujarnya.
Menurut Sandi, semangat kepahlawanan juga dapat tercermin dari masyarakat yang bekerja keras, bertanggung jawab kepada keluarga dan memberikan manfaat bagi orang lain.
“Kita ingin mengenang mereka yang telah gugur sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang masih terus berjuang. Saya berharap kepedulian seperti ini dapat terus tumbuh. Mari kita saling menjaga, saling menghargai dan memberikan ruang yang aman bagi seluruh pengguna jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua ADO Sumsel Asrul Indrawan mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada para pengemudi ojol. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya soal sembako, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pengemudi yang bekerja dari pagi hingga malam dan banyak di antaranya menjadi tulang punggung keluarga.
“Ketika ada pihak yang memberikan perhatian, tentu secara moral itu memberikan semangat. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut,” katanya.
Asrul juga mengajak seluruh pengemudi ojol untuk mengutamakan keselamatan, menaati aturan lalu lintas dan menjaga solidaritas.
“Kita semua adalah keluarga besar yang sama-sama berjuang di jalan,” ujarnya.
Bagi para penerima bantuan, perhatian tersebut menjadi penyemangat di tengah tuntutan pekerjaan dan risiko yang mereka hadapi setiap hari.
“Bagi kami ini sangat berarti. Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Kami bekerja di jalan untuk keluarga, sehingga perhatian seperti ini tentu memberikan semangat,” ungkap salah seorang pengemudi ojol. Melalui “Agustus Terang Benderang”, semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi juga diwujudkan dengan menghargai dan menjaga para pejuang nafkah yang setiap hari menghidupkan roda aktivitas masyarakat di jalan.
















