Palembang — updaterakyat.com Suasana religius menyelimuti Aula SMK Negeri 3 Palembang pada Selasa (10/3/2026). Sekitar seribu siswa kelas X dan XI terlihat khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan yang dirangkai dengan peringatan Nuzulul Quran.
Kegiatan pembinaan keagamaan yang menjadi agenda rutin setiap bulan suci Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Tidak hanya menjadi ruang ibadah, pesantren Ramadhan juga dimaksudkan sebagai wadah pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Negeri 3 Palembang, Masni Dewi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual para siswa.
“Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kami ingin siswa menjadikan momen ini untuk memperbanyak amal, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Khataman Al-Qur’an dan Evaluasi Bacaan Salat
Ketua pelaksana kegiatan yang juga Pembina Rohani Islam (Rohis) sekolah, Ismail Andigo, S.Ag., menjelaskan bahwa pesantren Ramadhan telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinanti para siswa.
Pada hari pertama, para siswa mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an yang dibagi ke dalam 30 kelompok sesuai dengan kelas masing-masing. Selain itu, panitia juga melakukan pengecekan bacaan salat sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran keagamaan.
“Khataman dimulai pukul 09.30 hingga 10.30 WIB. Dari kegiatan ini kami juga mengevaluasi bacaan Al-Qur’an dan bacaan salat siswa agar semakin baik,” jelasnya.
Ismail Andigo, S.Ag,. Ketua pelaksana kegiatan pesantren SMK Negeri 3 Palembang saat wawancara.
Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah siswa yang perlu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid. Bahkan, sebagian siswa masih belum lancar membaca Al-Qur’an maupun memahami bacaan salat dengan benar.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memotivasi siswa untuk lebih semangat belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar serta memahami bacaan salat,” katanya.
Diisi Perlombaan Religi hingga Peringatan Nuzulul Quran
Rangkaian kegiatan pesantren Ramadhan dirancang tidak hanya dalam bentuk pembelajaran, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang mendorong kreativitas dan pembinaan karakter siswa.
Pada hari kedua, siswa kembali mengikuti khataman Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan bernuansa religius, seperti lomba dai dan lomba doa setelah salat. Sementara pada hari ketiga akan digelar peringatan Nuzulul Quran dengan menghadirkan penceramah sekaligus menjadi penutup kegiatan.
“Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari semua pihak dan memberikan dampak positif bagi para siswa,” tambah Ismail.
Rohis Jadi Motor Penggerak Pembinaan Karakter
Sementara itu, Ketua Rohis SMK Negeri 3 Palembang, Muhammad Wahyu Al Kahfi, menegaskan bahwa pesantren Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang pembinaan karakter siswa agar lebih dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan iman dan takwa siswa, sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang keagamaan,” ujarnya.
Beragam aktivitas yang dilaksanakan meliputi pengajian, hafalan Al-Qur’an, hingga latihan berbicara layaknya seorang dai.
“Fokusnya adalah memperkuat karakter siswa, memperdalam iman dan akhlak, serta melatih kemampuan berdakwah,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu mempererat silaturahmi antaranggota Rohis dan seluruh siswa di sekolah tersebut.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan para siswa mampu mempertahankan semangat keimanan serta ketakwaan mereka,” pungkasnya.
Saat ini, Rohis SMK Negeri 3 Palembang memiliki lebih dari 50 anggota, dengan 15 siswa sebagai pengurus aktif yang turut berperan dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini. (Adi)

















