Palembang — updaterakyat.com Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali menggema di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Berbagi menggelar aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan ikon Kota Palembang itu diisi dengan pembagian takjil, santunan kepada kaum dhuafa, serta doa bersama. Monpera dipilih bukan tanpa alasan. Selain menjadi simbol perjuangan rakyat Sumatera Selatan, lokasi ini juga menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial. “Kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis tidak hanya bekerja menyampaikan informasi, tetapi juga hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari warga yang melintas. Banyak pengendara dan pejalan kaki yang menerima takjil mengaku terbantu, terutama mereka yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang.

Tak hanya berbagi secara materi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarinsan pers di Kota Palembang. Dalam suasana penuh kehangatan, para jurnalis berdiskusi ringan mengenai peran media di tengah tantangan era digital, sekaligus pentingnya menjaga empati sosial di tengah dinamika pemberitaan.
Ramadan, bagi Forum Jurnalis Berbagi, bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, ia menjadi pengingat bahwa profesi jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan publik sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan.
Di bawah cahaya lampu Monpera yang temaram, kepedulian sosial itu mengalir sederhana namun bermakna. Sebuah pesan bahwa di tengah derasnya arus informasi, empati tetap menjadi fondasi utama.Palembang — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali menggema di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera).
Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Berbagi menggelar aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan ikon Kota Palembang itu diisi dengan pembagian takjil, santunan kepada kaum dhuafa, serta doa bersama. Monpera dipilih bukan tanpa alasan. Selain menjadi simbol perjuangan rakyat Sumatera Selatan, lokasi ini juga menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis tidak hanya bekerja menyampaikan informasi, tetapi juga hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari warga yang melintas. Banyak pengendara dan pejalan kaki yang menerima takjil mengaku terbantu, terutama mereka yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang.
Tak hanya berbagi secara materi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarinsan pers di Kota Palembang. Dalam suasana penuh kehangatan, para jurnalis berdiskusi ringan mengenai peran media di tengah tantangan era digital, sekaligus pentingnya menjaga empati sosial di tengah dinamika pemberitaan.
Ramadan, bagi Forum Jurnalis Berbagi, bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, ia menjadi pengingat bahwa profesi jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan publik sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan.
Di bawah cahaya lampu Monpera yang temaram, kepedulian sosial itu mengalir sederhana namun bermakna. Sebuah pesan bahwa di tengah derasnya arus informasi, empati tetap menjadi fondasi utama. (Bro Adi).














