Updaterakyat, Palembang – Sejarah besar transformasi industri pupuk di Indonesia sering kali dilihat dari angka produksi dan ekspansi pabrik. Namun, di balik megahnya struktur korporasi PT Pupuk Indonesia (Persero), terdapat sosok-sosok arsitek organisasi yang merancang fondasi transisinya. Salah satu nama yang memiliki peran krusial tersebut adalah Dr. Ir. Mgs. Prima Darma Putra, SE., MM., CHRM.
Pria yang kini mendedikasikan hidupnya di dunia akademik ini merupakan saksi sekaligus pelaku sejarah saat fungsi induk organisasi berpindah dari PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) ke level holding nasional.
Mengawali Jejak dari Administrasi hingga Organisasi
Lahir di Palembang pada 26 Desember 1961, Prima Darma Putra memulai pengabdiannya di PT Pusri Palembang pada tahun 1990. Kariernya menanjak melalui pemahaman yang mendalam tentang tata kelola internal. Pada periode 2003–2005, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum & Keuangan pada Kompartemen Jasa Teknik.
Kecintaannya pada struktur dan efisiensi membawanya pada posisi Kepala Dinas (Asisten Manajer) Organisasi. Di posisi inilah Prima mulai merumuskan berbagai prosedur dan standar organisasi yang kelak menjadi sangat berharga ketika perusahaan menghadapi tantangan perubahan zaman.
Arsitek Transformasi Holding (PIHC)
Momen titik balik industri pupuk nasional terjadi pada kisaran tahun 2010. Pemerintah merestrukturisasi industri ini dengan membentuk Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Dalam proses yang sangat teknis dan kompleks ini, Prima Darma Putra hadir sebagai salah satu pemikir di balik layar.
Ia terlibat aktif dalam memformulasikan bagaimana fungsi-fungsi strategis di PT Pusri Palembang diselaraskan agar dapat terintegrasi ke dalam sistem holding yang baru. Berkat tangan dinginnya dalam mengelola sumber daya manusia dan struktur organisasi, transisi tersebut dapat berjalan tanpa mengganggu stabilitas distribusi pupuk nasional.
Kapasitasnya kemudian membawa Prima ke jenjang yang lebih tinggi di level holding sebagai Staf Ahli Direktur SDM & GCG di PT Pupuk Indonesia. Tak hanya itu, integritasnya di bidang pengawasan dibuktikan saat ia ditunjuk menjadi Komite Audit dan Manajemen Risiko di PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) pada tahun 2017–2018.
Hilirisasi Ilmu ke Dunia Pendidikan
Bagi Prima, pengalaman puluhan tahun di industri BUMN tidak boleh berhenti di meja kantor. Ia memilih jalur “hilirisasi ilmu” dengan terjun ke dunia pendidikan. Gelar Doktor Ilmu Manajemen ia raih dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tahun 2021 dengan disertasi yang sangat aplikatif mengenai model knowledge sharing (berbagi pengetahuan) di lingkungan industri.
Kini, sebagai dosen tetap di Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang, Dr. Prima dikenal sebagai pengajar yang mampu menghidupkan teori manajemen dengan contoh riil praktik di lapangan. Ia memegang sertifikasi CHRM (Certified Human Resources Manager), yang menjadikannya salah satu pakar manajemen modal manusia yang disegani.
Pengabdian yang Tak Pernah Purna
Meski telah mencapai puncak karier di korporasi, semangat pengabdiannya terus menyala. Melalui berbagai publikasi ilmiah terbaru di tahun 2024 dan 2025, ia konsisten meneliti tentang pengembangan UMKM dan strategi bisnis digital di Sumatera Selatan.
Mgs. Prima Darma Putra adalah contoh nyata bagaimana seorang profesional sejati bekerja: membangun sistem yang kuat saat berada di industri, dan memberikan kembali ilmu tersebut kepada generasi muda saat berada di dunia pendidikan. Sosoknya mengingatkan kita bahwa di balik layar perubahan besar, selalu ada ketekunan dan dedikasi yang tak terputus.
Sekilas Profil:
Nama: Dr. Ir. Mgs. Prima Darma Putra, SE., MM., CHRM.
Karier Utama: Eks Manajer Pelatihan & Pengembangan SDM PT Pusri, Staf Ahli GCG PT Pupuk Indonesia, Komite Audit PT PILOG.
Pendidikan: S1 Teknik & Ekonomi, S2 Manajemen (UGM), S3 Manajemen (UNJ).
Aktivitas Saat Ini: Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas IGM Palembang.
(*Red/UR)
















